GAMINGHardware GamingPC Gaming

Kekurangan RAM dan Storage Sebabkan Steam Deck OLED Kehabisan Stok

Sebuah krisis global terkait kekurangan memori dan penyimpanan berbasis AI telah berdampak buruk pada ketersediaan dan harga perangkat keras PC dan gaming. Salah satu yang terkena dampak adalah Steam Deck OLED, yang saat ini mengalami kehabisan stok di Amerika Serikat. Valve, perusahaan di balik produk ini, telah menghentikan produksi model LCD pada Desember lalu, sehingga menyebabkan semua model Steam Deck saat ini habis terjual.

Selanjutnya, pekan lalu, laman toko resmi Steam Deck di Amerika Serikat menunjukkan bahwa semua model Steam Deck – 256GB LCD, 512GB OLED, dan 1TB OLED – telah habis terjual. Krisis chip yang sedang berlangsung telah berdampak pada ketersediaan handheld populer ini.

Di sisi lain, “Steam Deck OLED mungkin akan habis stok secara berkala di beberapa wilayah karena kekurangan memori dan penyimpanan,” kata Valve dalam catatan di halaman toko Steam Deck AS. Valve tidak memberikan kepastian kapan model Steam Deck OLED akan kembali tersedia.

Penundaan Peluncuran Mesin Akibat Kehabisan Stok Steam Deck OLED

Awal bulan ini, Valve mengonfirmasi bahwa kekurangan memori dan penyimpanan bisa berakibat pada penundaan peluncuran Mesin Steam. Hybrid PC/konsol ini seharusnya diluncurkan pada “awal 2026”, namun jadwal peluncurannya kini telah disesuaikan menjadi “paruh pertama tahun”.

Namun demikian, dalam pengumumannya, Valve mengatakan bahwa mereka seharusnya sudah membagikan harga dan tanggal peluncuran Mesin Steam pada saat ini, namun kenaikan harga perangkat keras memaksa mereka untuk “meninjau kembali” detail tersebut. Perusahaan ini mengalami kesulitan dalam menentukan harga dari Mesin Steam. Valve sebelumnya telah menyatakan bahwa perangkat ini akan dibanderol dengan harga yang sama seperti PC dengan “tingkat kinerja yang sama”.

Bagian berikutnya, pada Desember, Valve mengumumkan bahwa mereka telah menghentikan produksi model Steam Deck termurah mereka, yaitu Steam Deck LCD 256GB. Model LCD ini, yang dibanderol dengan harga $399 di AS, tidak akan tersedia lagi setelah stoknya habis terjual. Kekurangan memori kini juga mempengaruhi ketersediaan model Steam Deck OLED 512GB dan 1TB, yang dibanderol dengan harga $549 dan $649, secara berturut-turut.

Peluncuran Mesin Steam mungkin akan ditunda
Credit Photo: Valve

Keadaan Pasar Akibat Kekurangan RAM dan Memori

Pasar perangkat keras game saat ini sedang dilanda krisis akibat kekurangan memori dan penyimpanan yang cukup parah. Hal ini menyebabkan harga RAM dan SSD melonjak tinggi. Laporan menunjukkan bahwa Sony dan Microsoft berpotensi menunda peluncuran konsol generasi selanjutnya karena krisis chip ini. Laporan dari Bloomberg pada hari Senin mengklaim bahwa Sony sedang mempertimbangkan untuk menunda peluncuran PS6 hingga tahun 2028 atau bahkan 2029. Laporan yang sama juga mengklaim bahwa Nintendo bisa saja meningkatkan harga Switch 2 pada tahun 2026.

Di sisi lain, dengan cepatnya perkembangan pusat data AI yang membutuhkan banyak memori berkinerja tinggi, pasar perangkat keras konsumen saat ini menghadapi kekurangan RAM dan SSD secara global yang cukup parah. Di tengah persediaan yang menipis, harga memori dan penyimpanan telah melambung tinggi.

Namun demikian, harga GPU juga telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena persediaan yang terbatas. Sony dan Microsoft keduanya telah menaikkan harga dari konsol generasi sekarang mereka, yaitu PS5.

Related Articles

Back to top button