iQOOMEREK & PERUSAHAANReview Produk

iQOO 15R Review: Menawarkan Kecepatan Maksimal, Kompromi Minimal

iQOO, sebuah merek yang dikenal dengan filosofi “performa di atas segalanya”, kembali mengusik pasar smartphone dengan strategi terbarunya. Mereka meluncurkan seri “R”, sebuah upaya matang untuk memberikan performa handal dari smartphone hampir premium, namun dengan beberapa penyesuaian yang masuk akal untuk menjaga harga tetap terjangkau. Strategi ini sudah sering kita lihat di OnePlus, dan kini iQOO menggandakan strategi serupa dengan perkenalan iQOO 15R terbaru mereka.

Menawarkan harga awal Rs. 44,999 di India, iQOO 15R bertujuan untuk memberikan performa dan daya tahan setara smartphone flagship tanpa harganya yang mahal. Setelah mencoba beberapa waktu, saya yakin bahwa iQOO 15R memiliki potensi untuk mengguncang segmen smartphone di bawah Rs. 50,000. Mengapa saya berpikir demikian? Saya akan menjelaskannya dalam review iQOO 15R ini.

Desain iQOO 15R: Memikat Tanpa Perlu Mencolok

  • Dimensi – 157.61 x 74.42 x 7.90mm
  • Berat – 206 gram (Triumph Silver)
  • Ketahanan – IP68 + IP69

iQOO 15R mewarisi bahasa desain khas dari iQOO 15, namun dikemas dalam bentuk yang lebih ringkas dengan beberapa tambahan sentuhan halus yang memberikan karakter padanya. Smartphone ini menggunakan konstruksi sandwich kaca dan logam yang memberikan kesan berat dan kualitas premium saat dipegang. Dengan ketebalan 7.9mm dan berat 206g, smartphone ini cukup ramping mengingat ukuran baterainya yang besar (akan dibahas lebih lanjut).

Sisi-sisi smartphone ini sedikit melengkung, memungkinkan untuk diletakkan dengan nyaman di telapak tangan tanpa menimbulkan rasa sakit. Pulau kamera ditempatkan dalam modul kotak bulat di sudut kiri atas. Sedikit menonjol namun tetap menyatu dengan desain keseluruhan smartphone, tanpa tampak besar.

iQOO 15R hadir dalam dua pilihan warna — Dark Knight dan Triumph Silver. Saya memiliki yang terakhir, yang bisa dibilang lebih menarik dari dua pilihan warna yang tersedia. Ini juga yang memiliki bagian belakang kaca, sementara warna Dark Knight menggunakan fiberglass. Yang menonjol adalah iQOO menambahkan pola kotak-kotak seperti pixel di panel belakang, yang menjadi terlihat ketika cahaya memantul darinya dari beberapa sudut.

Desainnya tidak terlalu mencolok, namun memberikan identitas yang sedikit ceria dibandingkan dengan pilihan warna lain yang biasanya sangat sederhana atau mencolok.

Untuk ketahanan, meskipun iQOO 15R tidak memiliki rating IP69K seperti saingannya OnePlus, sertifikasi IP68 + IP69 seharusnya memberikan perlindungan lebih dari cukup terhadap kecelakaan sehari-hari.

Ulasan Layar iQOO 15R: Dirancang untuk Kecepatan

  • Ukuran dan resolusi – 6,59 inci AMOLED LTPS 1,5K, 1.260×2.750 piksel
  • Tingkat refresh – 144Hz
  • Perlindungan – Tidak Tersedia

iQOO 15R dibekali dengan layar AMOLED 6,59 inci dengan resolusi 1,5K dan tingkat refresh 144Hz, menjadikannya tampilan yang ideal untuk smartphone yang berfokus pada performa. Dalam penggunaan sehari-hari, layar ini menghasilkan warna-warna yang cerah, level hitam yang dalam, dan teks yang tajam. Menonton film dan acara, terutama yang mendukung HDR, menjadi pengalaman yang menyenangkan secara keseluruhan.

Menjelajahi aplikasi juga terasa sangat fluid, sementara tingkat refresh yang tinggi menambahkan lapisan kehalusan ekstra ketika menavigasi antarmuka.

Yang lebih menonjol adalah bezelnya, atau mungkin kurangnya bezel. Bezel sangat sempit dan, yang lebih penting, seragam. Merek ini telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam memangkas dagu bawah hingga hampir sejajar dengan batas atas dan samping, memberikan tampilan seluruh layar yang sangat bersih dan dapat menyaingi smartphone flagship yang jauh lebih mahal.

Hal lain yang saya hargai adalah layar yang rata. Berbeda dengan panel melengkung, sifat datar layar ini mengurangi sentuhan tidak sengaja saat bermain game atau mengetik. Ini adalah detail kecil, namun menurut saya memberikan kontribusi positif terhadap kenyamanan penggunaan sehari-hari. Selanjutnya, pemindai sidik jari ultrasonik ditempatkan pada ketinggian yang nyaman, memungkinkan ibu jari untuk beristirahat secara alami dan membuka kunci handset dengan cepat.

Performa dan Perangkat Lunak iQOO 15R: Kesempurnaan di Setiap Detil

  • Prosesor – Snapdragon 8 Gen 5
  • Memori – Hingga 12GB LPDDR5x (RAM), Hingga 512GB UFS 4.1 (penyimpanan)
  • OS – Android 16 berbasis OriginOS 6
  • Pembaruan yang Dijanjikan – 4 Tahun OS + 6 Tahun Patch Keamanan

Performa adalah salah satu keunggulan utama dari iQOO 15R. Smartphone ini diluncurkan pada saat produsen smartphone kesulitan mendapatkan komponen memori. Hal ini meningkatkan biaya produksi dan memaksa produsen untuk memilih: menaikkan harga atau mengurangi spesifikasi. Namun, iQOO 15R berhasil membedakan diri di segmennya.

Di dalamnya terdapat chipset Snapdragon 8 Gen 5, yang juga menjadi mesin dari rival utamanya, OnePlus 15R. Dalam penggunaan sehari-hari, smartphone ini mampu menangani semua tugas dengan lancar tanpa tampak terbebani. Membuka aplikasi, berpindah antara berbagai tugas, atau cepat melompat antara aplikasi media sosial, messaging, dan streaming berlangsung tanpa hambatan yang berarti.

Meski ada banyak aplikasi yang berjalan di latar belakang, UI tetap responsif dan animasi tidak tersendat.

Sementara itu, iQOO 15R sangat ideal untuk gaming. Saya mencoba bermain BGMI dengan grafis “Smooth” dan frame rate “Extreme”, dan 15R tidak menunjukkan tanda-tanda berat. Smartphone ini mampu menjaga frame rate yang tinggi bahkan saat adegan yang sangat aktif dan intens. Pengalaman serupa juga saya rasakan saat bermain Call of Duty: Mobile; smartphone ini mampu menangani grafis “Very High” dan frame rate “Max” dengan sangat baik.

Namun, jika Anda adalah pemain Genshin Impact, Anda mungkin ingin memilih pengaturan Medium atau High untuk keseimbangan yang ideal antara visual dan stabilitas, namun ponsel ini masih menangani game tersebut lebih baik daripada kebanyakan ponsel di bawah Rp. 50.000. Saya mencatat adanya sedikit panas di bagian atas panel belakang setelah sekitar 30 menit bermain, tetapi itu tidak membuatnya menjadi panas yang tidak nyaman.

Dari sisi perangkat lunak, iQOO 15R menjalankan Android 16 berbasis OriginOS 6, yang terasa cepat dan visualnya menarik. Seperti yang sudah saya bahas dalam review iQOO 15 saya, dan 15R memiliki cerita yang serupa. Anda bisa membaca lebih lanjut di sini. Secara keseluruhan, UI mengandalkan animasi halus dan transisi yang halus yang melengkapi tampilan refresh rate tinggi dari handset ini.

Namun demikian, OriginOS masih dilengkapi dengan beberapa aplikasi pra-instal yang mungkin Anda ingin hapus, dengan Block Blast menjadi salah satu aplikasi yang biasanya tidak diinginkan. Namun, Anda bisa menghapus sebagian besar aplikasi tersebut dengan mudah. Terakhir, iQOO 15 dijanjikan akan menerima empat pembaruan OS Android utama dan enam tahun patch keamanan, yang sangat baik dan seharusnya menjaga ponsel tetap bisa digunakan selama bertahun-tahun ke depan.

Ulasan Kamera iQOO 15R: Mampu Menjalankan Tugas dengan Baik

  • Kamera Belakang – Sensor utama 50-megapixel (f/1.88) + 8-megapixel ultra-wide-angle (f/2.2)
  • Kamera Depan – 32-megapixel (f/2.45)

Sistem kamera pada iQOO 15R dipimpin oleh sensor utama 50-megapixel, didukung oleh kamera ultra-wide-angle. Meskipun smartphone iQOO biasanya tidak terkenal karena kamera mereka, flagship mid-range terbaru dari merek ini melakukan pekerjaan yang cukup mengesankan. Dalam pencahayaan yang baik, sensor utama menghasilkan foto dengan detail yang banyak dan warna yang seimbang. Rentang dinamisnya cukup baik, dan mampu menjaga keseimbangan antara highlight yang cerah dan bayangan yang gelap.

Meski tidak ada sensor telefoto khusus, foto potret cukup baik, dengan pemisahan latar belakang yang baik dalam sebagian besar situasi. Namun, ada beberapa kali ketika deteksi tepi mengalami kesulitan.

Fotografi dalam cahaya rendah dapat diterima tetapi tidak luar biasa. Meski kamera mampu mempertahankan detail yang dapat digunakan, gambar terkadang kekurangan detail. Ini juga berlaku untuk foto potret yang diambil dalam kondisi pencahayaan redup.

Kamera ultra-wide-angle sangat berguna ketika Anda membutuhkan bidang pandang yang lebih luas. Namun, seperti kebanyakan ponsel di kisaran harga ini, Anda akan melihat penurunan detail yang cukup signifikan dibandingkan dengan foto yang diambil dengan sensor utama.

Di bagian depan, kamera selfie 32-megapixel pada iQOO 15R menghasilkan selfie yang tajam dengan warna kulit yang cukup akurat dalam kondisi pencahayaan siang hari. Pada beberapa kesempatan, kamera ini cenderung melakukan oversharpen pada gambar. Dalam kondisi cahaya rendah, gambar cenderung kehilangan kejernihan baik pada foto selfie standar maupun potret.

Secara keseluruhan, sistem kamera iQOO 15R terasa andal untuk fotografi sehari-hari, meskipun tidak mendorong batas apa yang dapat dilakukan kamera smartphone.

Daya Tahan Baterai iQOO 15R: Sangat Memukau

  • Kapasitas Baterai – 7,600mAh
  • Pengisian Daya dengan Kabel – 100W
  • Pengisian Daya Nirkabel – Tidak Ada
  • Termasuk dalam Kotak – Ya (100W)

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama dari iQOO 15R. Ponsel ini dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar, yakni 7,600mAh, yang menjadi salah satu kapasitas terbesar di kelasnya, namun masih dapat tertanam dalam bodi yang cukup ramping. Berdasarkan pengalaman saya, ponsel ini dengan mudah bertahan lebih dari sehari untuk penggunaan moderat. Pada hari-hari dengan penggunaan ringan seperti mengirim pesan, menjelajah internet, dan streaming, baterai ponsel ini dapat bertahan hingga hari kedua tanpa banyak masalah.

Kecepatan pengisian daya juga sama mengesankannya. Dengan dukungan pengisian daya cepat 100W, baterai dapat terisi penuh dari 0 hingga 100 persen dalam waktu sekitar 48 menit. Ini adalah waktu yang cukup singkat meskipun kapasitasnya besar.

Dengan demikian, iQOO 15R pasti akan mengurangi kecemasan Anda tentang baterai, jika Anda memutuskan untuk beralih ke ponsel ini.

Kesimpulan Review iQOO 15R: Performa Menggebrak dengan Kompromi yang Minim

iQOO 15R seakan menjadi kebangkitan semangat “penghancur flagship”, yang menekankan kecepatan mentah, kelancaran, dan ketahanan, daripada berusaha melakukan segalanya sekaligus. Performanya konsisten cepat, tampilan layar menjadikan setiap interaksi menjadi lancar, dan umur baterai menghilangkan kecemasan yang biasa muncul dari smartphone berkinerja tinggi.

Namun, perangkat ini tidak tanpa cela. Kamera yang disediakan bisa diandalkan, meski tidak luar biasa, dan pengalaman perangkat lunaknya juga tidak sepenuhnya bebas dari aplikasi yang tidak perlu. Tetapi, tidak satupun dari mereka cukup signifikan untuk memicu peringatan.

Jika prioritas Anda adalah sesuatu yang cepat, tahan lama, dan mampu menangani segala sesuatu yang Anda lemparkan tanpa keluhan, iQOO 15R adalah rekomendasi pilihan teratas. OnePlus 15R (review) adalah pesaing utamanya, yang menawarkan pengalaman yang serupa, sementara Vivo V70 akan lebih cocok bagi para penggemar fotografi, berkat optik Zeiss-nya.

Related Articles

Back to top button