Melangkah lebih jauh dalam dunia musik berbasis kecerdasan buatan, model generasi musik AI terbaru telah diluncurkan, dikenal sebagai Lyria 3. Model inovatif ini menawarkan kemampuan untuk menciptakan trek musik berkualitas tinggi hanya dengan petunjuk teks sederhana, berkat teknologi generatif AI multimodal yang canggih.
Dirancang dengan fokus pada pengguna yang berkecimpung dalam produksi musik, Lyria 3 hadir sebagai alat yang memudahkan proses pembuatan lagu untuk berbagai platform seperti media sosial, video, dan cerita digital. Model ini telah diintegrasikan dalam aplikasi Gemini yang kompatibel dengan perangkat Android dan iOS, menambah kenyamanan bagi penggunanya dalam menghasilkan musik berkualitas tinggi.
Fitur Canggih Lyria 3 dalam Generasi Terbaru Musik AI
Lyria 3, yang ditenagai oleh aplikasi Gemini, memberikan kemampuan baru dalam penciptaan musik, menurut penjelasan di postingan blog mereka. Pengguna dapat menghasilkan trek original hingga 30 detik dengan mendeskripsikan genre, suasana hati, tempo, atau instrumen yang diinginkan. Model generasi musik ini mentransformasikan petunjuk teks menjadi klip audio yang sepenuhnya diproduksi, lengkap dengan instrumen berlapis dan output suara yang halus.
Selanjutnya, Lyria 3 adalah model generasi musik baru di Gemini yang memungkinkan Anda mengubah setiap ide, foto, atau video menjadi trek berkepadatan tinggi dengan lirik kustom. Dari jingle lucu hingga beat lo-fi, Anda dapat menciptakan soundtrack kustom 30 detik untuk setiap momen. Lihat bagaimana cara kerjanya.
Di sisi lain, dibandingkan dengan iterasi sebelumnya, Lyria 3 diklaim menawarkan beberapa kemampuan yang ditingkatkan. Untuk memulai, ia dapat secara otomatis menghasilkan lirik berdasarkan petunjuk, sambil juga memberikan kontrol lebih atas elemen seperti gaya, vokal, dan tempo. Selain itu, ia menawarkan kualitas audio yang lebih baik, instrumen yang lebih kaya, dan koherensi yang lebih baik di seluruh komposisi yang lebih panjang.
Namun demikian, lebih dari generasi teks-ke-trek, Lyria 3 di Gemini memungkinkan pengguna untuk menciptakan musik yang terinspirasi dari foto dan video. Sebagai contoh, gambar matahari terbenam atau klip perjalanan singkat dapat digunakan sebagai input kreatif, dengan Lyria 3 menghasilkan soundtrack yang sesuai dengan nada visual dan suasana. Setiap trek yang dihasilkan juga dapat mencakup sampul buatan AI kustom, sehingga memudahkan pembuat konten untuk mengemas dan membagikan karya mereka.
Bagian berikutnya, kemampuan Lyria diperluas ke YouTube Dream Track, di mana pengguna dapat bereksperimen dengan musik yang dihasilkan AI untuk Shorts dan format konten lainnya. Dream Track memungkinkan para pembuat untuk menjelajahi gaya dan tema musik yang berbeda menggunakan teknologi AI generatif yang serupa.
Untuk mengatasi kekhawatiran seputar autentisitas media yang dihasilkan AI, teknologi watermarking SynthID-nya telah ditanamkan ke dalam output Lyria 3. Ini menandai audio yang dihasilkan dengan metadata yang membantu mengidentifikasinya sebagai konten yang diciptakan oleh AI untuk transparansi dan penggunaan yang bertanggung jawab.
Perusahaan juga mengindikasikan bahwa model ini adalah bagian dari dorongan yang lebih luas menuju AI multimodal, di mana teks, gambar, audio, dan generasi video bisa berdampingan dalam satu platform yang terpadu.
Menurut raksasa teknologi tersebut, Lyria 3 tersedia di aplikasi Gemini untuk semua pengguna di atas 18 tahun dalam bahasa Inggris, Jerman, Spanyol, Prancis, Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis, di desktop hari ini. Peluncurannya di aplikasi Gemini untuk Android dan iOS akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Pengguna AI Plus, Pro dan Ultra dapat memanfaatkan batas yang lebih tinggi.
