GoogleKecerdasan Buatan (AI)TEKNOLOGI

Google meluncurkan Gemini 3.1 Pro dengan kapasitas melaksanakan tugas kompleks; Fitur Photoshoot Baru dari Pomelli

Menyusul sukses besar dari model AI Gemini 3 Pro dan Gemini 3 Deep Think yang dirilis tahun lalu, Google kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan model AI terbarunya, Gemini 3.1 Pro. Model baru ini adalah peningkatan signifikan dari Gemini 3 Pro, menawarkan fungsionalitas yang lebih canggih dan mampu menjalankan tugas yang lebih kompleks. Google Gemini 3.1 Pro ini adalah bukti nyata dari komitmen Google dalam mendorong batas kemampuan AI.

Selanjutnya, Google Labs, laboratorium percobaan Google untuk eksperimen AI, juga telah mengembangkan fitur baru untuk Pomelli, asisten pemasaran yang ditenagai AI. Fitur ini dirancang untuk membuat Pomelli menjadi lebih efisien dan efektif dalam membantu pengguna menavigasi dunia pemasaran digital yang semakin kompleks.

Tersedia Sekarang, Inovasi dan Fitur Unggulan Google Gemini 3.1 Pro

Pada hari Kamis, perusahaan teknologi berbasis di Mountain View mengumumkan peluncuran model AI terbaru mereka, Gemini 3.1 Pro, sebagai bagian dari seri andalan Gemini 3, kepada pengembang, perusahaan, dan pengguna individu. Google menginformasikan bahwa Gemini 3.1 Pro akan tersedia untuk pengembang dalam versi pratinjau melalui Gemini API di Google AI Studio, Gemini CLI, Android Studio, dan Google Antigravity, platform pengembangan agentic milik perusahaan.

Di sisi lain, Google meluncurkan model AI Gemini 3.1 Pro terbaru untuk perusahaan melalui produk Vertex AI dan Gemini Enterprise. Akhirnya, pengguna individu dapat mengakses model AI terbaru melalui aplikasi Gemini dan NotebookLM. Google juga menekankan bahwa Gemini 3.1 Pro diluncurkan dengan batas yang lebih tinggi untuk pengguna dengan rencana Google AI Pro dan Ultra. Sementara itu, Gemini 3.1 Pro dalam NotebookLM hanya tersedia secara eksklusif untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra.

Menyusul kinerjanya, Google menegaskan bahwa Gemini 3.1 Pro lebih mampu dalam memproses kueri pemecahan masalah yang kompleks. Model AI ini mencapai skor “terverifikasi” sebesar 77,1 persen pada benchmark ARC-AGI-2, yang mengevaluasi kemampuan model dalam memecahkan pola logika baru. Sementara itu, Gemini 3 Pro mendapatkan skor 31,1 persen, OpenAI’s GPT-5.2 meraih 52,9 persen, dan Anthropic’s Opus 4.6 mendapatkan skor 68,8 persen.

Pada tes Humanity’s Last Exam, yang mengevaluasi kemampuan penalaran akademik, Gemini 3.1 Pro mencetak skor 44,4 persen, mengalahkan Gemini 3 Pro dan OpenAI’s GPT 5.2, yang mencetak 37,5 persen dan 34,5 persen, berturut-turut.

Google menunjukkan bahwa model AI Gemini 3.1 Pro dapat menghasilkan animasi Scalable Vector Graphics (SVG) yang jauh lebih baik daripada Gemini 3 Pro, yang diluncurkan pada November 2025. Kedua model diberikan petunjuk yang sama. Namun, model terbaru mampu menambahkan detail yang lebih besar ke SVG.

Pomelli dari Google Kini Hadir dengan Fitur Pembuatan Portofolio Gambar Melalui Gemini 3.1 Pro

Terpisah dari itu, Google Labs, yang berbasis di Mountain View dan merupakan inkubator untuk fitur dan alat AI eksperimental, telah mengumumkan peluncuran fitur baru untuk Pomelli. Alat AI untuk pemasaran ini kini dilengkapi dengan fitur Photoshoot, memungkinkan pengguna untuk menciptakan portofolio berisi beberapa gambar dan spanduk kampanye dari satu referensi gambar produk apa pun.

Sebagai contoh, jika pengguna mengunggah gambar ponsel dan meminta Photoshoot di Pomelli untuk menghasilkan gambar untuk iklan, alat tersebut akan menciptakan berbagai foto produk dari berbagai sudut dengan teks promosi. Dalam hal ketersediaan, fitur ini saat ini sedang digulirkan secara gratis untuk pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Related Articles

Back to top button