Google Mengajukan Permohonan Merek Dagang untuk Sistem Operasi yang Dinamakan Pigweed: Laporan

Google, sebuah nama yang sudah tidak asing lagi dalam dunia sistem operasi, tampaknya sedang menambahkan satu lagi sistem operasi dalam gudangnya. Ini menindaklanjuti sistem operasi sebelumnya milik perusahaan ini, termasuk Android, Chrome OS, dan Fuchsia. Google telah mengajukan permohonan merek dagang baru di Amerika Serikat dengan USPTO di bawah kategori “perangkat lunak operasi komputer” dengan nama “Pigweed”. Beberapa detail tentang sistem operasi baru ini juga telah ditemukan oleh peneliti.
Pertama-tama, Mengapa Disebut Pigweed?
Pigweed adalah sebuah tanaman dalam keluarga amaranth yang tumbuh di permukaan dengan batang yang menjulur ke ujung. Tanaman ini tidak hanya dapat dimakan, tetapi juga sangat bergizi. Beberapa pigweed yang sudah dewasa mengering dan setelah mereka tumbuh penuh menjadi gulma pengembara. Namun demikian, hubungan antara tanaman ini dan sistem operasi baru Google masih menjadi pertanyaan.
Selanjutnya, sebuah tim melakukan penelusuran dalam kode untuk sistem operasi Fuchsia terbaru milik Google dan menemukan bahwa pada bulan November, ada perubahan kode yang diusulkan yang memiliki referensi langsung ke istilah “pigweed”. Google cepat merespons dan menggantinya kembali ke “fuchsia”. Ini bukanlah bukti konkret yang menunjukkan bahwa Fuchsia dan Pigweed memiliki hubungan.
Di sisi lain, referensi lain yang ditemukan adalah dalam repositori kode Chromium milik Google. Referensi tersebut ada dalam kode yang terkait dengan pelacak masalah yang disebut “Monorail”. Hal ini menunjukkan bahwa Pigweed memiliki tinjauan kode Gerrit dan pelacak bug Monorail yang didedikasikan untuknya. Permohonan merek dagang pigweed pertama kali ditemukan oleh seorang pengguna internet.
Bagian berikutnya, kami tidak bisa dengan pasti mengatakan kapan sistem operasi baru ini akan dirilis secara publik karena Google telah cukup inkonsisten dalam mendaftarkan merek dagang dan merilis produk. Pada tahun 2007, ketika Google meluncurkan Android, nama “Android” didaftarkan hanya lima hari sebelum acara tersebut. Di sisi lain, “Fuchsia” didaftarkan sekitar dua tahun yang lalu tetapi masih belum resmi.




