Introducing Huawei Watch GT Runner 2: Global Launch, Intelligent Marathon Mode, 3D Floating Antenna – Price & Features Detailed

Menandai kembalinya Huawei ke dunia jam tangan lari profesional setelah setengah dekade, Huawei Watch GT Runner 2 muncul di panggung global. Peluncuran spektakuler ini berlangsung di Madrid, bersamaan dengan perkenalan dua produk lainnya yaitu Huawei Mate 80 Pro dan Huawei MatePad Mini. Jam tangan pintar ini mengusung berbagai fitur yang ditujukan khusus untuk para pelari, baik yang berpengalaman maupun pemula.
Desainnya yang mewah menggunakan material titanium, dipadukan dengan sistem antena mengambang 3D untuk meningkatkan akurasi GPS. Selain itu, Huawei Watch GT Runner 2 juga dilengkapi dengan berbagai alat latihan marathon yang terstruktur. Kehandalannya semakin lengkap dengan klaim daya tahan baterai hingga 14 hari. Inilah perangkat wearable yang dirancang untuk mendukung peningkatan performa lari Anda.
Harga dan Ketersediaan Huawei Watch GT Runner 2: Informasi Terkini
Huawei Watch GT Runner 2 dijual dengan harga sekitar GBP 350 atau setara dengan Rp. 42,900 di Inggris. Saat ini, jam tangan pintar ini dapat dibeli melalui situs web resmi Huawei UK. Varian warna yang tersedia meliputi Dawn Orange, Dusk Blue, dan Midnight Black. Sayangnya, belum ada informasi resmi mengenai kapan jam tangan ini akan tersedia di pasar lainnya. Namun, kabar tersebut diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan.
Spesifikasi dan Fitur Menonjol dari Huawei Watch GT Runner 2
Huawei Watch GT Runner 2 mengusung layar AMOLED 1,32 inci dengan resolusi 466×466 piksel dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit. Huawei melindungi layar tersebut dengan Kaca Kunlun generasi kedua untuk meningkatkan daya tahan.
Selanjutnya, Huawei meluncurkan Mode Marathon yang dikembangkan bersama Tim Lari DSM-Firmenich pada Watch GT Runner 2. Perangkat ini diklaim dapat menyediakan rencana latihan terstruktur, persiapan lomba yang dipersonalisasi, serta data lomba secara real-time. Para pelari dapat melacak kecepatan, perkiraan waktu finis, dan celah target selama latihan.
Di sisi lain, Huawei Watch GT Runner 2 juga mencakup pacer digital, pengingat asupan energi, dan metrik lanjutan seperti ambang batas laktat, tenaga lari, dan indeks kemampuan lari. Huawei menambahkan bahwa aplikasi Huawei Health menawarkan wawasan pemulihan pasca-lari dan analisis bentuk.
Selain lari, Huawei Watch GT Runner 2 mendukung lebih dari 100 mode olahraga, termasuk lari trail, renang, bersepeda, golf dengan akses ke lebih dari 17.000 lapangan di pasar tertentu, dan freediving hingga 40 meter. Jam tangan ini memiliki sertifikasi 5 ATM dan IP69 untuk resistensi air dan debu. Jam juga mencakup pemantauan EKG, analisis variasi denyut jantung, pelacakan oksigen darah, pemantauan tidur dengan kesadaran pernapasan, dan pengukuran stres.
Salah satu fitur utama dalam Huawei Watch GT Runner 2 adalah arsitektur antena terapung 3D baru, yang dikatakan oleh Huawei dapat meningkatkan akurasi posisi sebesar 20 persen dibandingkan model sebelumnya. Jam ini mendukung GPS dual-band L1+L5 dan beberapa sistem satelit, termasuk GLONASS, BeiDou, Galileo, QZSS, dan NavIC. Jam ini dapat terus menghitung rute dan jarak bahkan ketika sinyal hilang sebentar di terowongan atau lingkungan kota yang padat.
Di sisi lain, Huawei Watch GT Runner 2 mendukung panggilan Bluetooth, pembayaran NFC, pemutaran musik mandiri, dan pemindaian kode QR. Jam ini diisi daya secara nirkabel dan diklaim dapat menawarkan hingga 14 hari masa pakai baterai dalam penggunaan ringan, hingga 7 hari dalam penggunaan biasa, dan hingga 32 jam dalam mode latihan luar ruang dengan penentuan posisi yang tepat diaktifkan.
Bagian berikutnya, Huawei menyatakan bahwa casing, bezel, mahkota, dan tombol Watch GT Runner 2 dibuat dari paduan titanium. Jam ini berukuran 43,5×43,5×10,7mm dan beratnya sekitar 34,5g tanpa tali jam. Jam ini dilengkapi dengan tali jam AirDry yang dapat ditenun yang diklaim Huawei dapat meningkatkan aliran udara sebesar 25 persen, bersama dengan tali fluoroelastomer.




