Preview Kinerja Kit Teleconverter 400mm Vivo X300 Ultra oleh Manajer Produk Vivo Sebelum Peluncuran

Informasi terbaru telah muncul tentang sistem telefoto yang akan tersemat pada seri terbaru dari Vivo, yaitu Vivo X300 Ultra. Menurut Han Boxiao, Manajer Produk Vivo, smartphone ini akan dilengkapi dengan empat lensa kamera yang mencakup jarak fokus 14mm, 35mm, 85mm, dan 200mm. Apa yang membuatnya semakin menarik adalah fakta bahwa dengan menggunakan aksesori teleconverter Zeiss opsional, sistem ini dapat diperluas hingga mencapai panjang fokus 400mm. Ini tentunya menambah daya tarik Performa Kit Telekonverter 400mm Vivo X300 Ultra, terutama setelah sampel kamera memberikan kita gambaran yang jelas tentang kemampuan zoom dari kit teleconverter 400mm ini.
Performa Kit Telekonverter 400mm Vivo X300 Ultra Mampu Menghasilkan Gambar dengan Jarak Fokus hingga 1600mm
Seperti yang disampaikan oleh seorang eksekutif melalui postingan di media sosial, Vivo telah mengembangkan sebuah telekonverter yang dikenal sebagai “Big Gun” 400 (diterjemahkan dari bahasa Cina), yang menawarkan panjang fokus setara 400mm. Aksesori ini dirancang untuk memberikan pembesaran tinggi dan dapat menghasilkan gambar 200 megapiksel melalui penangkapan optik. Vivo menyatakan bahwa ketika dipasangkan dengan panjang fokus kamera utama Vivo X300 Ultra sebesar 23mm, setup ini bisa menghasilkan zoom optik setara sekitar 17,4 kali.
Di sisi lain, Boxiao menambahkan bahwa sistem telefoto mendukung mekanisme stabilisasi optik 3 derajat dan mesin autofokus Blueprint berkecepatan refresh tinggi yang mampu menangkap gerakan hingga 60 frame per detik. Bahkan dengan telekonverter terpasang, sistem ini disebutkan mampu mempertahankan stabilisasi gambar CIPA 4.5. Perusahaan mengklaim bahwa setup ini bisa mendukung panjang fokus yang sangat panjang, termasuk tingkat zoom hingga 1600mm.
Aksesori kedua yang dikembangkan untuk Vivo X300 Ultra adalah telekonverter yang lebih kecil yang dikenal sebagai “Lipstick” 200mm (diterjemahkan dari bahasa Cina). Vivo mengatakan versi ini dirancang untuk lebih ringan dan portabel. Bobotnya sekitar 27 persen lebih ringan daripada versi sebelumnya dan beratnya sekitar 153g. Meski ukurannya lebih kecil, perusahaan mengatakan sistem optik telah ditingkatkan dari 13 elemen lensa menjadi 15 elemen. Aksesori ini diklaim mendukung stabilisasi gambar CIPA 6.5.
Selanjutnya, menurut Vivo, telekonverter ini juga mendukung 14 mode pemotretan, termasuk potret, panggung, slow motion, Live Photo, perekaman video pandangan ganda, dan penangkapan video tengah.
Namun demikian, Vivo X300 Ultra sebelumnya telah dipamerkan di sebuah pameran teknologi internasional, di mana perusahaan menyoroti sistem kamera yang telah ditingkatkan. Handset ini diharapkan akan dilengkapi dengan kamera utama Sony LYT-901 200 megapiksel. Ini juga akan mencakup kamera telefoto periskop Zeiss “Thanos” 200 megapiksel berbasis sensor Samsung HP0.
Kamera telefoto juga diharapkan akan memasukkan teknologi imaging BlueImage dari Vivo, yang menurut perusahaan akan meningkatkan akurasi warna, kinerja autofokus, pemrosesan HDR, dan efisiensi daya. Vivo sebelumnya mengatakan kamera telefoto mengadopsi konsep stabilisasi optik gaya gimbal, yang mampu mencapai stabilisasi profesional CIPA 7.0.
Bagian berikutnya, Vivo X300 Ultra diperkirakan akan dibanderol antara Rs. 1,60,000 dan Rs. 1,70,000 di India. Handset ini diharapkan akan dilengkapi dengan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dibangun pada proses 3nm, layar OLED LTPO 2K datar 6,82 inci, dan baterai 7,000mAh dengan dukungan pengisian 100W dengan kabel dan 40W nirkabel.




