Studi Ungkap Batasan Deteksi Afib pada Apple Watch

Berdasarkan studi yang diterbitkan pada tahun 2019, yang meneliti 420,000 kasus selama delapan bulan, diketahui bahwa Apple Watch efektif mendeteksi Afib dalam 84 persen kasus secara konsisten. Penelitian ini, didanai oleh Apple sendiri, menyimpulkan bahwa Apple Watch efektif dalam menentukan aritmia.
Namun demikian, penelitian tersebut tidak menyebutkan bahwa Apple Watch tidak dapat mendeteksi denyut jantung lebih dari 120 detak per menit (BPM), seperti yang dicatat oleh pendiri NostaLab. Apple sendiri menyebutkan hal ini dalam pengajuan kepada US FDA untuk mendapatkan persetujuan fitur tersebut. Untuk lebih jelasnya, Apple tidak mengklaim dapat mendiagnosis Afib, dan deteksi atau notifikasi yang diberikan dimaksudkan untuk dikonfirmasi oleh diagnosis dokter. “Apple Watch tidak terus-menerus mencari Afib. Ini berarti Apple Watch tidak dapat mendeteksi semua kejadian Afib, dan orang dengan Afib mungkin tidak mendapatkan notifikasi,” tambah halaman dukungan Apple.
Di sisi lain, menurut studi terbaru, peneliti menemukan bahwa kemampuan Apple Watch dalam mendeteksi Afib pada sekelompok pasien pasca operasi jantung tidak seakurat sebelumnya. Ditemukan bahwa Apple Watch hanya mendeteksi kelainan pada 34 dari 90 kejadian, dengan sensitivitas 41 persen.
Sehingga, Apple Watch belum seakurat dalam mendeteksi denyut jantung tidak teratur pada pasien pasca operasi jantung, yang biasanya mengalami Afib. Juga, jika denyut jantung melampaui batas 120bpm, Apple Watch tidak akan dapat mendeteksi. Studi tahun 2015 mencatat bahwa sekitar sepertiga pasien dalam studi 2,821 pasien memiliki denyut jantung di atas 120bpm saat mengalami Afib, meski rata-ratanya adalah 109bpm.
Bagian berikutnya, Apple pertama kali meluncurkan fitur ECG pada Apple Watch Series 4 pada tahun 2018, dan membawa fitur ini ke Apple Watch Series 5 pada tahun 2019. Apple telah mengklaim bahwa Apple Watch telah menyelamatkan banyak nyawa di seluruh dunia dengan bantuan fitur ECG, dengan memberi tahu pengguna jika mereka memiliki denyut jantung tidak teratur.
Selanjutnya, popularitas Apple Watch cukup jelas, dengan laporan baru-baru ini mengklaim bahwa pada 2019, 31 juta unit Apple Watch yang dikirim pada tahun 2019 telah melampaui seluruh industri jam tangan Swiss.




