Skor Geekbench MacBook Neo Menunjukkan Performa Setara dengan iPhone 16 Pro Max

Dengan debutnya MacBook Neo yang baru diluncurkan oleh Apple, dunia teknologi telah diberikan pandangan baru tentang apa yang bisa diharapkan dari laptop berbiaya rendah. Laptop ini, yang telah dibuka untuk pre-order dan siap untuk penjualan mulai 11 Maret di India dan pasar lainnya, telah membuat banyak kegaduhan dalam industri. Bagian yang paling menarik? MacBook Neo telah muncul di situs benchmarking, memberikan kita gambaran lebih dekat tentang performanya sebelum konsumen benar-benar dapat mencobanya.
Selanjutnya, MacBook Neo ini dioperasikan dengan chip A18 Pro yang sama dengan yang ada di iPhone 16 Pro, dan berdasarkan MacBook Neo Geekbench Scores, performanya tampaknya serupa dengan ponsel unggulan Apple yang dirilis pada tahun 2024. Jadi, apa yang bisa kita harapkan dari laptop berbiaya rendah ini? Mari kita telusuri lebih lanjut.
Detail Performa MacBook Neo Berdasarkan Skor Geekbench
Model MacBook yang tidak ditentukan terdaftar di Geekbench dengan identifikasi “Mac17,5”. Ini diyakini adalah MacBook Neo terbaru dari Apple, yang mencapai skor single core 3,980 dan skor multi core 10,105 dalam tes benchmark Geekbench 6.6.0 untuk macOS AArch64. Laptop ini terdaftar dengan chipset A18 Pro, yang juga menggerakkan iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max tahun 2024.
Prosesor laptop ini memiliki frekuensi operasi dasar 4.04 GHz dan dilengkapi dengan RAM 8GB.
Di sisi lain, sebagai perbandingan, iPhone 16 Pro Max mencetak 3203 poin single core dan 7846 poin multi core dalam tes internal. Ini menunjukkan performa yang sebanding dengan model unggulan generasi sebelumnya, setidaknya pada kertas.
Bagian berikutnya, daftar benchmark menunjukkan bahwa MacBook Neo berjalan pada sistem operasi macOS 26.3.1 terbaru dan memanfaatkan arsitektur yang sama yang digunakan dalam chip seri A Apple. Sebagai konteks, SoC Apple A18 Pro dibangun di atas proses 3nm generasi kedua TSMC, dan dilengkapi dengan 6 inti CPU. Arsitekturnya mencakup Neural Engine 16-core yang dikatakan dapat menjalankan tugas AI dengan 35 TOPS, serta CPU six-core dan GPU five-core.
Namun demikian, ini adalah laptop baru kedua dari Apple yang muncul di platform benchmarking, mengikuti penampakan MacBook Pro (2026). Model yang disebutkan di atas terdaftar dengan chip unggulan M5 Max dari raksasa teknologi berbasis Cupertino, yang terdiri dari CPU 18-core dengan enam inti Cluster 1 dan 12 inti Cluster 2, memiliki frekuensi dasar 4.60GHz.
Terakhir, MacBook Pro (2026) terdaftar dengan RAM 128GB di Geekbench, berjalan pada firmware macOS 26.3.1 yang sama dengan MacBook Neo yang baru-baru ini terlihat.




