Perangkat Portabel Bertenaga AI Mengklaim Dapat Mendeteksi Mikrofon dan Mengganggu Rekaman Audio

Sebuah terobosan di dunia teknologi sedang dihadirkan oleh sebuah startup berbasis di San Francisco, yang dikabarkan sedang mengembangkan sebuah perangkat portabel anti-penyadapan bernama Spectre I. Ditenagai oleh kecerdasan buatan (AI), perangkat ini tak sekedar portabel, namun juga mampu menghentikan aktivitas perekaman suara oleh mikrofon di sekitarnya. Alat ini, yang juga bisa disebut sebagai AI-Powered Portable Device, bekerja dengan memancarkan sinyal omnidirectional yang efisien dalam konsumsi energi dan tak terdengar oleh telinga manusia, namun cukup kuat untuk mengganggu audio yang direkam oleh perangkat dalam jangkauannya.
Selanjutnya, Spectre I masih dalam tahap pre-order dan dikabarkan akan mulai dikirimkan ke konsumen di akhir tahun ini. Meski begitu, klaim serius yang diungkapkan oleh startup ini telah mencuri perhatian dan menimbulkan antisipasi tinggi di kalangan pecinta teknologi dan mereka yang membutuhkan perlindungan privasi ekstra.
Deveillance Spectre I: Sebuah Inovasi Perangkat Anti-Penyadapan dengan AI
Pertama kali terlihat oleh publik, CEO startup tersebut, Aida Baradari, mengumumkan Spectre I dalam sebuah postingan di media sosial. Ia mengklaim bahwa ini adalah “perangkat pintar pertama yang dapat menghentikan perekaman audio yang tidak diinginkan”, meski perangkat pengacau audio cukup umum. Diferensiasi perangkat Deveillance diklaim berada pada bentuk portabelnya, penggunaan AI dalam mendeteksi mikrofon di sekitarnya, dan efisiensi daya dalam mengacaukan perekaman audio.
Di sisi lain, dikatakan bahwa Spectre I memiliki jangkauan 2 meter, di mana ia diklaim dapat menghalangi mikrofon mana pun yang mencoba merekam audio menggunakan pengacau sinyal omnidirectional. Perusahaan tidak merinci bagaimana mereka mencapai hal ini, namun menyebutkan bahwa perangkat ini “mengeluarkan sinyal tak terdengar yang membuat setiap mikrofon dalam jangkauan tidak dapat menangkap audio yang dapat dimengerti.” Berdasarkan ini, kemungkinan besar perangkat ini menggunakan frekuensi ultrasonik tertentu.
Namun demikian, Deveillance juga mengklaim bahwa perangkat ini “mendeteksi mikrofon di sekitarnya, mencatatnya, dan memberikan data ini kepada Anda.” Perusahaan mengemukakan istilah seperti “AI baru, fisika, dan teknologi pemrosesan sinyal”, namun tidak masuk ke dalam detail. Adapun keterbatasan dalam deteksi, termasuk dictaphones, mikrofon kabel, smartphone dalam mode pesawat, dan lainnya, juga tidak disebutkan.
Bagian berikutnya, startup tersebut mengklaim bahwa perangkat ini membantu pengguna melindungi privasi mereka dan menghentikan perusahaan dari menyadap mereka untuk menunjukkan iklan yang ditargetkan, serta dari situasi seperti spionase perusahaan dan pengawasan terorganisir. Namun, perusahaan ini membuat banyak klaim besar dan tidak berbagi bukti konsep atau validasi pihak ketiga untuk hal yang sama.
Bagi yang tertarik, bisa melakukan pre-order Spectre I sekarang seharga $1,199 atau Rs. 1,14,482. Perusahaan mengatakan bahwa deposit dapat dikembalikan, dan berencana untuk mulai mengirimkan perangkat tersebut pada paruh kedua tahun 2026.



