Ubisoft Mengonfirmasi Pengembangan Beberapa Game Assassin’s Creed dan Dua Judul Far Cry Baru

Ubisoft, sebagai salah satu raksasa dalam dunia permainan video, sedang sibuk merajut mimpi-mimpi baru untuk para gamer. Berbagai proyek dalam keranjang Assassin’s Creed dan Far Cry sedang dalam tahap pengembangan. Dengan rincian yang masih dirahasiakan, Ubisoft mengumumkan bahwa Vantage Studios, anak perusahaan yang baru dibentuk, sedang bekerja keras mengerjakan proyek-proyek terbaru dari tiga franchise terbesar mereka: Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six. Assassin’s Creed Games Development, baik yang berfokus pada pemain tunggal atau multiplayer, sedang dalam tahap pengembangan, menegaskan Ubisoft.

Di sisi lain, informasi ini berasal dari CEO Ubisoft, Yves Guillemot, dalam sebuah wawancara yang baru-baru ini dipublikasikan. Guillemot membahas tentang rencana restrukturisasi perusahaan, franchise terbesar mereka, proyek yang dibatalkan, dan lainnya. Pemimpin Ubisoft ini mengonfirmasi bahwa dua proyek Far Cry dan ‘beberapa’ game Assassin’s Creed sedang dalam pengembangan di Vantage, anak perusahaan yang didukung oleh Tencent dan baru saja diluncurkan pada Oktober 2025.

“Kami memiliki pipeline yang solid di Vantage Studios. Di bawah merek ‘Assassin’s Creed’, beberapa judul sedang dalam pengembangan, mencakup pengalaman pemain tunggal dan multiplayer, dengan ambisi untuk terus mengembangkan komunitas yang telah melebihi 30 juta pemain tahun lalu,” kata Guillemot.

“Untuk ‘Far Cry’, antisipasi sangat tinggi, dan saat ini kami memiliki dua proyek yang sangat menjanjikan dalam pengembangan,” tambahnya.

Namun demikian, Guillemot menjelaskan bahwa pendirian Vantage Studios, yang kini menangani Assassin’s Creed, Far Cry, dan Rainbow Six, memungkinkan tim pengembangan untuk fokus penuh pada franchise masing-masing.

Perkembangan Terbaru dari Game Assassin’s Creed: Siapa Karakter Utama Selanjutnya?

Bagian berikutnya, Ubisoft kini sedang giat mengembangkan beberapa game Assassin’s Creed, termasuk remake dari Assassin’s Creed IV: Black Flag yang dikabarkan akan dirilis pada tahun 2026. Ubisoft juga sedang menyiapkan Assassin’s Creed dengan kode Hexe, yang hingga kini belum sepenuhnya diungkap ke publik. Game ini pertama kali diperkenalkan melalui teaser singkat pada acara Ubisoft Forward pada tahun 2022. AC Hexe akan berlatar belakang pada masa pengadilan penyihir di abad ke-16, menurut pernyataan dari Ubisoft. Namun, perusahaan belum memberikan detail lebih lanjut mengenai game tersebut dan jadwal rilisnya, hanya menyebutkan bahwa Assassin’s Creed Hexe akan memiliki konsep yang sangat berbeda dari Assassin’s Creed Shadows. “Kami akan memberikan kejutan bagi para pemain, saya rasa,” ujar Guillemot mengenai game ini pada tahun 2024.

Di sisi lain, Ubisoft juga sedang mengembangkan game mobile Assassin’s Creed dengan judul Jade, namun belum memberikan update terbaru mengenai game ini. Pada tahun 2024, Guillemot juga mengonfirmasi bahwa beberapa remake dari game Assassin’s Creed generasi lebih tua sedang dalam proses pengembangan. Sayangnya, detail mengenai proyek-proyek tersebut belum dibagikan oleh Ubisoft.

Selanjutnya, Ubisoft masih belum mengumumkan game Far Cry selanjutnya. Game terakhir dalam seri ini, Far Cry 6, dirilis pada tahun 2021.

Dalam wawancara terbarunya, Guillemot menyebut bahwa Ubisoft memiliki “beberapa IP baru yang sedang dalam pengembangan” dan akan segera membagikan detail lebih lanjut mengenai proyek-proyek tersebut. Guillemot juga membagikan informasi mengenai langkah Ubisoft dalam mengadaptasi IP-nya ke dalam film dan serial TV, termasuk serial live-action Assassin’s Creed yang akan tayang di Netflix.

Bagian berikutnya, Guillemot juga mengonfirmasi bahwa produksi film live-action yang berlatar di univers “Watch Dogs” sudah selesai, dan acara live-action “Far Cry” sedang dalam pengembangan di FX.

Exit mobile version